jangan-jangan production mempersembahkan
Barak Salim
sebuah cerita arahan Mamad Kerek
teraju utama : Barak Salim | seteru utama : Azraai Rozmi | ekstra : Che Mat
genre : aksi
scene 1 :
Sedang Barak menyalin baju penuh karisma , hatinya tak keruan . Muka cemas , badan cemas , lutut cemas , betis cemas , Che Mat yang tak pernah cemas pun cemas . Kuasa jahat semakin hampir , konon-konon . Barak menanti penuh sabar , sabar sampai garu2 kepala dan menghentak kamus . Arai muncul di muka pintu bilik , background kilat sambar menyambar ........ " ha , tekanlah start " , game bola dalam laptop Wan afefefe pun loading .
scene 2 :
Sedikit kecewa , tapi Barak sabar , kali ni betul2 sabar . Hati yang rungsing memacu tangan mengapdet status ' saya kalah bola '. Masa ni lightning malap , bagi nampak gaya suram , orang tengok pun down dan karate meja .
scene 3 :
Barak menuju ke bilik arai , menuruni tangga , berjalan geram , melompat katak dan kadang2 menggelongsor . Dalam mood senyap , Barak menyusup ke sangkar lawan . Arai sedang duduk di kerusi kayu berbaju singlet berkain pelekat berjerawat batu . Barak keji , senyap2 barak menyerang pinggul Arai , menyucuk dengan kuku . Arai hairan , dan cuba berfikir secara logik mengikut teori sains apa yang sedang berlaku pada pinggulnya . Barak cucuk lagi . Arai semakin hairan . Arai toleh , terperanjat dengan kehadiran Barak , Arai usya , Barak balas usya , keadaan menjadi sangat tegang sebab dua2 nak tergelak .
*sial malas pulak aku nak continue .
Credit naik
walaupun tak ada orang baca dia tetap menaik
ada tulisan besar2 kata
Based On true Story
tak percaya sudah
tak percaya sudah



blurr gile aq baca wahahahaaa
ReplyDeleteaku pun , haha
ReplyDelete